Alam Takambang Jadi Guru

Mari berguru pada alam yang terhampar…

Terkoyak

17 Komentar

Aku tersentak

terdiam

Mendengar ranah terkoyak

bumi Minang retak

Hatiku teriris

seperti ribuan saudara yang terluka, menangis

menderita dan trauma

Berdetak jantung

limbung

Tapi diam tak mampu berkata

serupa setiap musibah melanda

Tepekur

tafakur

Menghentikan isak segera

sebab lebih berguna jika berupaya dan berdoa

Ya Rahim, kasihi saudara ku yang tersiksa, yang terluka dan belum diselamatkan

terima mereka yang telah pergi dalam kasihMu

***Aku selalu tak mampu menulis spontan ketika musibah melanda, juga dulu ketika mengalami tsunami, baru setelah pulih aku bisa menuliskan kisah…

disini:

Gelombang yang menerjang

Beku

Berprasangkalah baik pada Sang Cinta atas bencana yang terjadi.

Sebagai hamba, aku, kita hanya bisa mohon ampun kesalahan, dosa…

dan berharap Rahman & RahimNYA…

Iklan

17 thoughts on “Terkoyak

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Semoga ini hanya ujian buat kita

    Kita tak pernah tahu pasti ujiankah atau hukuman, bertobat dan bersabar mungkin yg harus dijalani

  2. Turut Berduka..
    Makasih ya Okta

  3. turit berduka….

    makasih anang, concernnya

  4. Hanya kepada ALLAh lah tempat kita berlindung dan memohon pertolongan…

    benar sekali rita, jadi ingat kata ustadz *aku lupa nama* berharaplah hanya kepada DIA

  5. Ibo bana hati malieknyo meiy

    Ibo ndak takatokan pak zul…

  6. bagaimanapun alam & segala peristiwa yang terjadi di dalamnya tak mampu menjadi guru sejati. Sang guru sejati jauh melampaui alam & segala mahluk. Dialah penafsir segala kejadian. Biarlah kita rebah dalam cintanya. Jika kita semua dapat mengungkap rahasia Ilahi, bukanlah itu dinamakan rahasia. Dengan izin-Nya rahasia itu tersimpan dalam lidah sang guru sejati. inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun.

    Bukanlah rahasia andai kita bisa mengungkapnya…Mungkin disitu keindahanNYA. makasih Oeban

  7. Turut berduka untuk siapapun yang telah menjadi bagian dari sabda-Nya… AL-Fatihah…
    Makasih alfatihah-nya mas, semoga mereka bagian dari cintaNYA

  8. 😦

    Sadiah ni, mancaliak Padang kota tacinto nan hancua 😦
    Pariaman dan Agam gai ntah ka baa 😦

    Maaf Ed uni baru bisa balas komen, semoga saat ini Ed baik2 saja, ya, utk kampuang mari bantu nan bisa apo sajo

  9. Turut berduka cita Uni-ku yg baik…..semoga kita semua di beri ketabahan dalam menerima ujian ini……smoga ada hikmah yg lebih agung di balik semua ini…
    makasih adek, mana tulisan baru? aku susah buka blogmu harus pake IE. masih sekolah?

  10. uni apakabar? sehat kah uni? bener uni, Allah itu seperti prasangka hambaNya, maka berprasangka yang baiklah kita kepadaNya

    Alhamdulillah baik liz…ah liz kamu itu masih kecil tapi bijaksana

  11. sedih ya, meiy… 😦

    terlalu sedih sehingga sulit menangis

  12. Tetap tabah dan tawakal mungkin bencana itu petunjuk untuk kita agar ingat kepada yang maha kuasa.

    makasih mas/mbak..maaf nih belum sempat kunjung balik…salamkenal ya

  13. puisinya menyentuh. Amiin….

    Ditunggu kunjungan baliknya ya… salam kenal

    Makasih ya Tamrin, maaf nih belum sempet BW, nanti insya Allah

  14. badai pasti berlalu..
    keluarga di kampung baik-baik semua kan meiy..? semoga.
    Alhamdulillah baik mande, masih ditakdirkan ortu dan rumahku sehat2 saja

  15. salam kenal πŸ˜‰

    salamkenal kembali julie

  16. Baru hari ini bisa balas komen, maaf lagi buat teman2 yg mampir…*maaf2 trs bah aku ini!*, aku emang males no 1, baik update, BW dll…

    malah tadinya janji sebelum deadline satu kerjaan yg gawats bgt selesai, gak bakal update2, tp tiba2 pengen break dr kerjaan bentar, nulis puisi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s