Alam Takambang Jadi Guru

Mari berguru pada alam yang terhampar…

Kutukar

4 Komentar

Apa yang kau tahu tentang sesakku

retak hati

luka jiwa

hanya terbelenggu dendam?

Kutukar setiap jerit

sakit menjejak jiwa

dengan namaNya

Pada malam

hening membenam

Semoga bertemu beningNya

Semoga lumat segala debu

berlalu segala sendu

merapal siksa menjadi doa, kalian segala cinta

tak kubiarkan hati membatu

Kiralah aku mendendam pilu

tak dia berarti bagiku hanya debu

hanya karenamu

biar kutukar dera

dengan doa

Iklan

4 thoughts on “Kutukar

  1. Dalam keadaan seperti itu, saya selalu teringat dengan nasihat sederhana yang selalu disampaikan ibu saya tercinta, yaitu: Ikhlas lah…. Ia akan menjadi obat yang sangat mujarab. Sulit, namun obat itu harus ditelan….

    Jauh banget interpretasinya yang mbak? šŸ™‚

    iya mas, makasih bgt ya, ikhlas yg sulit, tp mujarab…aku belajar šŸ™‚

  2. Menukar dera dengan doa; itu pastilah perniagaan hati yg paling menguntungkan.

    šŸ˜€

    mudah2an sukses ya ito, suse usaha jadi orang baik, secara aku kan memerankan penjahat pd bagian ini hehe *dunia panggung sandiwara*

  3. Puisinya hebat banget. ……… ! Aku suka banget puisinya

    salam kenal mas, wah hebat…gak mungkin lah mas, curahan hati saja. tar saya gr šŸ˜€ makasih ya

  4. coba perhatikan baris, “Semoga bertemu beningNya”
    kalau ini yang menjadi “puncak” nya, baris yang lain menjadi “tidak ada” dan bukan permasalahan, karena memang tidak ada. kata-kata hanyalah “pakaian”, maknalah yang utama

    makasih Oeban, kata2mu bening maknanya, menenangkan hati yg gundah sohib šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s