Alam Takambang Jadi Guru

Mari berguru pada alam yang terhampar…

Walaupun kesal, berharaplah!

10 Komentar

Bagaimana ya rakyat bisa tersentuh hatinya oleh iklan-iklan partai yang kebanyakan malah ‘mengotori’ pohon-pohon, tiang-tiang listrik, dinding-dinding–apa saja–di kota? Aku terganggu sekali oleh pemandangan itu. Alih-alih jadi tertarik, aku malah sebel ngeliat tampang entah siapa yang dipajang asal-asalan, dimana bisa nempel…Wajah-wajah yang kebanyakan tidak dikenal, tiba-tiba semua ingin jadi pahlawan pembela rakyat & tanah air. Tapi biasanya kalau orang yang ihklas berbuat memang tak butuh dikenal sih ya…Kalau perlu saat tangan kanan melakukan, tangan kiri tak perlu tahu dan sebaliknya, bukan?

Puncak kejengkelanku adalah tadi malam, baru saja pulas, tiba-tiba kaget sekali mendengar orang berteriak-teriak lewat jam 12.00 malam. Langsung aku, abang dan Ufi berlarian mengintip dari ruang tamu. Huh ternyata…pemuda yang nongkrong di salah satu rumah yang disewa partai dekat rumahku, mabuk-mabukan. Sudah beberapa kali aku ngomong ke suami, alih-alih mempesona rakyat, orang-orang itu malah memperburuk citra lembaganya sendiri. Bolehlah disebut oknum, tapi sejak rumah itu ada, aku sebel banget, mereka sering menyetel musik keras-keras seenaknya, menempel gambar-gambar partai ukuran besar di pagarku. Kemarin menempel poster jumbo size seenaknya di pohon mangga sehingga tukang sampah nggak bisa menjangkau sampah yang emang di gantung di situ agar tidak diobok-obok hewan. Sudah beberapa kali dibuka si abang, kemarin mereka tanya kenapa dibuka? Dasar gebleg, emangnya ada aturan mereka boleh seenaknya menempel-nempelin iklannya yang tak indah itu, tanpa izin lagi? Kapuyuak….aku tak tertarik sama sekali! Apalagi kalian membuat lingkungan jadi ribut.

Saat harus memilih sesuatu yang akan menentukan masa depanmu, namun pilihan itu tidak ada yang menyenangkan, haruskah memilih? Bah macam kawin paksa zaman Siti Nurbaya saja!

Satu hal yang selalu kulakukan setidaknya untuk menghibur diri sebagai rakyat negeri ini yang sering kecewa adalah, mengendalikan cara pandang, merubah kalau memang perlu, melihat dari hal-hal positif saja. Ketika misalnya politikus banyak yang bikin eneg, berharaplah bahwa selalu masih ada orang-orang yang jujur disana!

RumahCinta, 1-2 Maret 2009

Iklan

10 thoughts on “Walaupun kesal, berharaplah!

  1. baiknya sedikit tapi mengena, malalui tv, radio, majalah, koran, bulettin. Ato buat buku profil masing2 caleg, termasuk visi dan misi juga kegiatan-kegiatan yang sudah pernah di jalani. de el el…

    atau sering masuk tv kek selebritis

    pajang-pajang di jalan dan tempat umum gak dibolehkan saja.

  2. Terima kasih, menyuarakan kegeramanku, jg barangkali puluhan juta orang lainnya di seluruh Indonesia Raya.

  3. ngomongin partai emang bikin eneg, mereka ada disaat2 sekarang ini, menebar pesona kemana2 tp nanti kalo udah berakhir,orang2nya akan lenyap tertelan bumi.

  4. Samo kesalnyo Ed jo uni. Insya Allah, caleg yang majang foto sembarangan ndak bakalan dipiliah.

  5. ngga usah promosi2an, kalo udah dikenal masyarakat akan peran serta mereka selama ini, pastilah akan di pilih oleh rakyat.

    eh ini sekarang yg ada malah para caleg karbitan, yg ingin dikenal orang banyak hanya dalam waktu singkat.

    ya gitu deh jadinya, norak. hehehe 😀

  6. Setuju dengan pendapat uni,….. keindahan kota jadi sangat terganggu,…. pernah waktu Pilkada di Padang,… seorang oknum pendukung calon wako memasang atributnya dipagar rumah tanpa izin,…. saya labrak habis2an,…. dan saya bilang kalu pagar ini bukan milik negara,…. akhirnya dia ga jadi pasang,…..

  7. 😀
    dimana mana sama aja..
    promo nya sih memperjuangkan rakyat
    setelah terpilih mereka mencari duit rakyat.
    halahh… semua sama aja..
    sekarang ini berpolitik itu cari duit.. bukan perjuangan.

  8. tukeran link yukkkkk mau kannnnnnnnnnnnnn

  9. halah aku salah komen hahahha ke blog yg lama. pantesan kok waktu aku baca, dejavu. ternyata kapan hari aku udah baca dikit, trus gak sempat terusin hihihi

  10. Assalamu alaikum wr,wb

    Salam Bloggersumut………

    itulah SDM kita…….
    ………itu potrek kehidupan Indonesia……..
    Amanat PARA PEJAUNG KEMERDEKAAN ………..DIKIANATI..
    …..Memilih Hak Rakyat……..Jumlah Suara Kepentingan mereka ……Para Calon Wakil & Calon Pemimpin ……….Sampai sekarang belum ada perobahan untuk kepentingan Rakyat……….

    1. Katanya untuk memintarkan rakyat tapi biaya sekolah MAHAL !!!
    2. Katanya untuk MENSEJAHTERAKAN RAKYAT tapi BBM/SEMBAKO mahal.
    3. Katanya untuk MEMAKMURKAN RAKYAT tapi upah buruh rendah UMR.Rp.1.020.000,- Kebutuhan Hidup Lajang Rp.1.500.000,-……Kapanlah awakni mau Menikah.
    4. Katanya mau membangun NEGARA tapi harta Rakyat DIKORUPSI.
    5. Katanya mau membantu RAKYAT tapi Meminjam di BANK saja SULIT
    6. Katanya orang MISKIN & ANAK TERLANTAR di PELIHARA oleh NEGARA tapi kenapa banyak PENGEMIS di jalan & mesjid-mesjid.
    7. Katanya berpihak kepada PETANI tapi kenapa Harga BIBIT UNGGUL & PUPUK MAHAL
    8. Katanya mau MENYEHATKAN RAKYAT tapi untuk BEROBAT SAJA rakyat susah.
    9.Katanya ADIL tapi RAKYAT tidak pernah dapat KEADILAN

    Money Politik di larang tapi BUAT ACARA dengan melengkapi sarana & fasilitas serta ANGGARAN yang besar untuk kegiatan lobby dan KAMPANYE bukan MONEY POLITIK…….Bahakan menghabiskan anggaran 50 – 100 Milyarpun bukan MONEY POLITIK tapi memberi SEMBAKO, memberi uang Rp.10.000 – 25.000 ( yang untuk beli Nasi bungkus, Rokok,dan Minuman Kaleng saja tidak cukup ) untuk RAKYAT saat MENJELANG PEMILIHAN Calon WAKIL & PEMIMPIN RAKYAT di bilang MANEY POLITIK ……..edan sungguh edan di NEGERI kita ini…….

    Saya masi ingat sepenggal kata-kata yang diucapkan ketika Flim S30PKI ( yang sudah di larang penayangannya ) ………..iki jaman…jaman edan ..jangn ikut-ikutan edan……..

    Sampai saat ini Siapapun jadi Wakil & Pemimpin Rakyat sama…….saja………
    Sudah saatnya SUARA RAKYAT DI BAYAR MAHAL untuk satu suara Rp.50.000.000,- atau bakan sampai 100.000.000,- ini baru wujud nyata untuk membantu RAKYAT………a

    RAKYAT tidak butuh SPANDUK, POSTER, di jalan, KELENDER, TAS, yang dibutuhkan RAKYAT : Tempat Tinggal, Makan & Pakaian. ( PANGAN-PAPAN – SANDANG )

    Siapa yang rugi jika Rakyat Tidak Memilih ?????
    Jangan Rakyat dibodohi…………

    Wassalam
    Akr6675Center

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s