Alam Takambang Jadi Guru

Mari berguru pada alam yang terhampar…

Merdeka-ku

13 Komentar

Setiap perayaan HUT RI, masyarakat Kota Medan selalu ‘serius’, antusias merayakannya. Setidaknya itu pendapatku dan suami, bila dibanding dengan beberapa kota lain di lain provinsi yang pernah kami tinggali. Biasanya pasar-pasarpun tutup setengah hari, ada yang sampai sore. Di setiap kelurahan pasti ada perayaan, malamnya banyak panggung musik, serta petasan (yang terakhir ini aku nggak suka).

Pas perayaan 17-an hari Minggu, aku ke rumah sakit karena adikku melahirkan, dia mau anaknya lahir tanggal 17. Begitulah orang sekarang, bisa ngatur-ngatur kapan anaknya mau lahir. *geleng-geleng*. Gak mau ketinggalan dari cucu Pak SBY kali ya hehehe, yang menurutku dipaksain lahir tanggal 17. *Ssst itu hak orang yah :D*

Sepanjang jalan yang hampir meliputi 2/3 Kota Medan ramai sekali oleh masyarakat yang merayakan HUT kemerdekaan dengan berbagai lomba yang meriah. Cukup jauh jalanku, sebab antara rumahku-RS-rumah adikku itu dari ujung ke ujung kota (gak tau utara-selatan atau timur-barat yah?)

Senang melihatnya, merasa terbawa arus kegembiraan mereka yang sedang ikut lomba, walau hati berkata; “ah sudahkah mereka benar-benar merdeka?” Sebagian besar rakyat masih dijajah kemiskinan, kemelaratan. Aku dengar kemarin di TV veteran kemerdekaan berkomentar, “Kami dulu berjuang untuk rakyat, bukan untuk pejabat, sekarang pejabat makmur, rakyat sengsara, kami tidak rela itu.”

Namun cepat-cepat kutepis pikiran muram, bukankah baik mereka bergembira, mereka masih cinta negeri ini. Setidaknya mereka merdeka dengan pikiran mereka. Merdeka memikirkan hal-hal positif yang akan memicu tindakan positif. Aku heran saja ada orang yang malu menjadi orang Indonesia, tapi tetap tinggal disini. Kalau malu, ya migrasi saja ke negeri lain, kalau perlu ke planet lain. Kalau malu, mestinya kita mulai membenahi diri sendiri dulu, nggak usah nunjuk-nunjuk orang lain. Individu akan membentuk masyarakat.

Memikirkan hal negatif hanya akan memicu hasil negatif, masih banyak rakyat yang cinta negeri ini dan punya kepedulian. Mari benahi saja diri masing-masing. Kalau sanggup berbuat hal besar lakukanlah, kalau tidak, hal kecil saja yang berguna bagi bangsa.

Di kantor kemarin kami merayakan HUT RI ke-63 dengan anak-anak dari sekolah Islam Al-Fityan, sekolah baru yang sebagian besar siswanya adalah anak yatim, mereka dibiayai oleh pewakaf dari Kuwait (kata guru pendampingnya). Kebetulan yang kemarin semuanya anak yatim. Tersentuh sekali melihat kegembiraan anak-anak, keceriaan mereka, kreativitas mereka. Kami mengadakan presentasi singkat tentang peduli hutan, games lingkungan, pembuatan kertas daur ulang dan lomba kreasi dari kertas daur ulang + barang bekas. Tak lupa juga shalat berjamaah. Alhamdulillah semua menyenangkan.

Mari merdekakan pikiran dari hal negatif!

Anak-anak membuat kertas daur ulang

RuangBiru, 19 Agustus 2008

Iklan

13 thoughts on “Merdeka-ku

  1. merdeka! mari mengisi kemerdekaan dengan berfikir positip

  2. perayaan yg penuh makna, salam buat anak2 Al-Fityan..

  3. asik ya uni kalo liat anak2 pada ketawa. bahagia banget jadinya…

  4. merdeka…
    asik libur panjang.. sambil nonton lomba2.. hehehehe
    sudah lama tidak ikut upacara bendera hehehehe…

  5. Betul bgt, Meiy…….kalau masih tinggal di Indonesia ya punya kewajiban untuk memperbaiki segala kekurangan negara dan bangsa ini.

    Duuuh, sedih ya ama orang2 begitu.
    Kamu emang paling sip deh kalo mikirin negara………

  6. merdeka…
    ya saya hanya mau merdeka…
    bebas…

  7. Uni pasti sadang jalan ka rimbo mah, alah jarang update blog ko Ni.. wass

  8. parayaan hari kemerdekaan dimana mana pasti seru ya Ni…pasti ada cerita menarik setiap tahunnya. Uni kangennnnnn

  9. Kita udah merdeka belum ya??

  10. masa di hotel aja… emang abis acara apa, ni?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s