Alam Takambang Jadi Guru

Mari berguru pada alam yang terhampar…

Rebirth

10 Komentar

Ada lagu yg melintas di kepalaku sewaktu mulai menulis;dunia ini
panggung sandiwara
ceritanya mudah berubah…

(Dunia Panggung Sandiwara–Duo Kribo)
Thanks ralatnya mas Kelana!

Begitulah hidup yang kadang mengagetkan, kita tersentak, terperangah, kita terengah, kita terdera, bisa terhenyak, kadang termangu, kadang tergugu, tak percaya pada perubahan-perubahan yang datang dalam kehidupan, padahal kalau direnungkan, yang tetap di dunia ini hanyalah perubahan itu sendiri.

Kekecewaan, harapan yang terkoyak, rencana yang tak berjalan sebagaimana mestinya, dsb., bisa membenamkan kita dalam penderitaan kalau kita sendiri tak berusaha keluar…

Begitupun aku, begitu banyak yang harus dihadapi peristiwa demi peristiwa dalam kehidupan yang kadang membuatku ingin lari atau menghilang, namun mau pergi kemana? Ini dunia dengan segala keriuhannya–dan selalu kukatakan pada diri–aku bukan pengecut yang lari dari kenyataan, aku bukan seorang pesimis, aku dibesarkan oleh Ibu & Papa yang mengajarkan optimisme, menghadapi kehidupan dengan gairah dan semangat, dengan bahagia apapun yang terjadi. Itu teorinya.

Kenyataan kadang membuat kita ingin menjerit walau dalam diam. Tertahan ke dalam, semakin payah. Namun satu yang kusadari, dalam prinsip hidupku, tak boleh memutuskan sesuatu hal penting dalam gejolak emosi apakah itu marah, kesal, kecewa atau khawatir. Aku butuh waktu untuk merenung apa yang telah terjadi, apa yang mesti dihadapi, apa yang mesti dilakukan. Yah kecuali untuk kondisi urgent (seperti tsunami dulu), aku mengandalkan indera ke-enam dan DIA.

Itu salah satu penyebab aku tutup blog ini sementara, tadinya ingin selamanya agar aku bisa menghilang dari dunia maya, tapi terasa kekanakan, tak ada yang salah dengan blog. Kenyataan harus dihadapi. Dan aku begitu bodoh tak mensyukuri nikmatNya punya seorang kekasih yang selalu ada untukku, seorang lelaki yang diberikan Tuhan buatku, yang memberiku anak-anak yang menakjubkan, yang selalu punya waktu, punya cinta dan kesabaran bak malaekat…Terima kasih cintaku…terima kasih Abang dan anak-anakku sayang.

Maafkan jika aku tak bisa memberi tahu teman-teman yang sering berkunjung sewaktu menutup blog, aku seolah kehilangan semangat untuk mengutak atiknya lagi, bahkan untuk sekedar mengembalikan ke setting semula. Sebenarnya ingin pindah saja ke Word Press (kebetulan sudah punya blog WP yang tidak di update), tapi aku tak menemukan template yang aku sukai, sewaktu mau merubah ke free template lain, si WP minta transferan hehehe…Template ini aku suka header-nya, sayang mataku kurang bersahabat dg background hitam walau ini warna favoritku. Mungkin akan berubah lagi.

Walaupun ini bukan blog seleb tapi aku sangat menghargai pertemanan dan silaturrahim yang terjalin disini. Beberapa teman sms, ada yang tanya di YM. Sekali lagi maafkan…Insya Allah aku akan berkunjung walau tak mungkin bisa sering-sering karena waktuku masih terbatas di kantor, selain padat oleh prioritas kerja, aku kadang tak punya akses ke komputer, internet, bahkan telepon, yah kalau sedang merimba.

Akhirnya, tak ada yang tetap di dunia ini, kecuali perubahan itu sendiri, semoga kita bisa berubah ke arah yang semakin indah, perbaikan kualitas sebagai manusia, perbaikan akhlak…

Gbr minjem sini.

Iklan

10 thoughts on “Rebirth

  1. welkambek ni…menghilang sejenak mungkin akan menyegarkan suasana, mengembalikan hati pada posisinya. selamat tahun baruuuu uniku

  2. mmmmm……mungkin tiap orang akan mengalami ini ya, karena emosi kan selalu ada. Jadi beristirahat sejenak atau beberapa jenak….mungkin lbh baik drpd dipaksakan….

  3. meiy baik2 aja kan? im uh….i’m just worried, y’know….

  4. iya

    dunia adalah pangung sandiwara, namun jangan lupa bahwa kita semua adalah pelakonnya, takkan pernah ada yang mau tahu, apakah kita mampu berakting ataukah kita akan mainkan peran menjadi diri sendiri.

    aku juga kadang pernah berpikir untuk lari dari kenyataan, namun aku merasa itu bukanlah perbuatan yang bijaksana.

    welcome back uni!!!
    sukses

  5. halah lupa tadi nulis apa….begitu klik publish your comment, error.

    pokoke intinya mau bilang wepe mata duitan !

  6. Luapkan saja, mbak…jika itu dapat membuat lebih baik.

  7. selamat menulis lagi. sebagai teman, saya harus menghormati apapun keputusan yang diambil meiy…

  8. waaa, baru tahu kalo mo lempar handuk jeng. aku pun sempat mengalaminya, rasanya drop banget. bw pun jadi sangat jarang. komen gak pernah punya waktu untuk ngebales…:) ayo blajar dari semangat anak rimba…

  9. Biasa dan Wajar itu..manuisa emang selalu begitu..apalagi Wanita..yang kadanghormonnya naik turun…bisa ntuk jadikan alasan dech..he he he

  10. Asl.. hmmmm…gitu ceritanya..ok deh… Ni ada baiknay ni baca yg ini ye..ye “Kala duka ingat-Nya, ketika suka kita lupa” di blog sy.
    ya Al f yg berusaha menjadi sipenunggangkuda(sebuah personifkasi sahabat Rasulullah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s