Alam Takambang Jadi Guru

Mari berguru pada alam yang terhampar…

Hal-hal menggairahkan

13 Komentar

Dua

Ini exciting yang kedua. Kamis lalu sewaktu lagi rapat dapat kiriman paket yang mengejutkan dari Pak Ewa, waaah senangnya tak terkira. Mau membuka, masih rapat. Pas usai, teman-temanku berebutan buka duluan waktu aku bilang itu buku dari teman. Hehe kita teman kan Pak? Memang mengejutkan karena seingatku baru 2 kali Pak Ewa mampir di blogku, langsung minta alamat untuk dikirimi buku. Kalau nggak salah ada 5 orang yang kebagian. Dulu waktu mampir pakai nama EWA, aku pikir adikku Emil yg juga memakai inisial EWA, Emil Wira Aulia. Eh ternyata Ersis Warmansyah Abbas. Dimampiri saja oleh Penulis senior seperti Pak Ewa senangnya bukan main. Belakangan ini kalau sempat aku mampir ke blog beliau, banyak pelajaran disana. Nggak nyangka aja segitu cepatnya si Bapak yang dermawan ilmu ini mengirimnya. Aku merasa seperti yang ditulis Pak Ewa di hal 3 buku Nyaman Memahami ESQ: “Jika Allah memberi kemudahan apapun dapat kau peroleh tanpa diduga-duga.” Dapat enam buku, alhamdulillah, belakangan ini aku harus mengalah sama anak-anak, karena buku mahal, buku untuk anak-anak lebih penting. Jadi jarang beli buku baru, walau nggak berhenti membaca, ada banyak cara untuk membaca kan?

Aku ini orang yang paling suka dikasih buku, bunga dan lagu. (nah ada yang mau ngasih lagi? Hehe…). Kalau bunga sih sudah ada si abang n Uqan tersay say yang suka kasih. Beberapa waktu lalu dapat CD dari Simbok, punya ‘Juragan’ tersayangnya. Aku ini ndak gaul, di tangga lagu nasional udah keberapa ya lagu juraganmu Ven? Seperti yang aku bilang, aku liat di Tabloid Aplaus Medan, di tangga ke lima lho. Suara dan musiknya asyik, nggak kalah sama musisi yang udah terkenal duluan. Yang penting bermutu ya Mbok, nggak asal terkenal. Moga laris lagunya. Trus dapet JT dari MT, senang dong, walau nggak sempet-sempet bikin review hehe malas aku MT, JT berat banget, aku masih suka ngawur…Lagian sampai sekarang si Ofai masih megang aja tuh buku, gak kelar-kelar!

Buku Pak Ewa yang pertama kubaca adalah Surat Buat Kekasih, (biasalah suka puisi), aku kaget di cover belakang tertulis gini:

Jika kau tahu inginku

Kan kurobohkan Himalaya

Kan kudatarkan Grand canyon

Kan kubakar hutan Kalimantan

Kan kutangguk semua ikan di lautan

Kan ku tuliskan seluruh kisah, lalu…

Yang terlintas di pikiran, lho kok nggak conservasionist banget? Terutama…”…kan kubakar hutan Kalimantan…” Apa-apan ini, dengan bernafsu eh semangat, aku cari puisi itu di dalamnya…oooh ternyata kesalahan kecil dari percetakan..seharusnya: ”kan kutanami hutan kerikil Kalimantan…” *smile*

Nah jangan pernah kritik tanpa membaca keseluruhan isi buku. Seperti seorang penulis yang ‘menghajar’ Emil sewaktu bedah bukunya di Medan Ramadhan tahun lalu, hanya dengan pertanyaan singkat Emil: “Pak, Bapak sudah baca buku saya sampai halaman berapa? Jawaban pertanyaannya ada di halaman sekian Pak. “ Si penanya minta maaf baru baca prolog aja…

Yang jelas, diberi buku adalah kesenangan bagiku, lalu tambahan ilmu. Pernah nggak merasa bertambah bodoh setiap membaca sebuah buku baru atau ilmu baru? Itu yang sejak lama kurasakan. Fiuw! Mungkin bagus sebab jadi pengin baca terus. 😀 sayang aja sekarang susah nyari waktu untuk baca, aku terbiasa membaca kalau ada waktu luang, sedang makan, sebelum tidur. Sekarang ini palingan kalau Nay lagi nempel berjam-jam dan nggak bisa lagi diajak ngobrol, aku punya waktu buat baca sambil ngelonin si cantik.

Dengan semangat kubaca buku-buku puisi beliau. Lalu Menulis Sangat Mudah, cara yang sangat aku sukai karena beliau menyarankan menulis dengan merdeka! Hore aku merdeka! Pak Ewa banyak menulis tentang pendidikan. Hal utama yang menjadi fokus baru pekerjaanku, setelah keputusan rapat waktu itu. Aku diminta untuk mengurus masalah Education and Awareness di kantor. Modalku hanya suka dan mau belajar. Skill kurang, pengalaman apalagi. Doakan semoga tak kehilangan semangat ya!

Exciting ke-3. Siang ini ketemu teman lama dari Aceh yang sedang menulis buku foto-nya yang pertama. Oh my God! Foto-foto Mahdi sudah bertaraf internasional menurutku. Dia bawa contoh untuk proof read. Nanti kalau launching aku upload deh iklannya. Insya Allah semoga lancar jaya. Jadi ngiri dot com deh semua kita-kita di kantor. Ngiri yang positif. Tertular semangat untuk ikut juga menulis dan bikin foto-foto alam. Jadi inget Vie lagi, foto-fotomu bagus lho fren! Ayo come on bikin juga.

Actually life is beautiful kan ya…Selagi bernafas pasti akan ada masalah dalam hidup ini, hanya bagaimana kita tetap mampu menghibur dan menyemangati diri untuk selalu bangkit dan tersenyum…

Mohon Maaf Lahir Bathin untuk semua teman di dunia cyber…Met Ramadhan. Semoga Indah…

Iklan

13 thoughts on “Hal-hal menggairahkan

  1. Waaaaaahhhhh pertamaxxxx deh, Mey met menunaikan ibadah shaum ya, mohon maaf lahir bathin, semoga shaum kita diberi kelancaran, amiin

    kmana sih ga pernah on line lagi???

  2. hmmm…asik banget dikirimin buku. iya nih, lama juga ga ada yang beliin buku buat saya lagi…mbak mau? hihihi…

    slamat puasa, maaf lahir batin

  3. naik naik ke lereng gunung… apa gak dingin ?

  4. Iko suka banget di kalimat terakhir Actually life is beautiful kan ya…Selagi bernafas pasti akan ada masalah dalam hidup ini, hanya bagaimana kita tetap mampu menghibur dan menyemangati diri untuk selalu bangkit dan tersenyum…

    Makasih yaa mbak Meiy… *big hugs*

  5. sama, meiy. aku juga paling suka dikasi buku, DAN ngasi buku, huehehe…

    kado atau hadiah lain cepet basi, ilang, atau bosen. tapi buku, mudah2an abadi…

    met puasa, meiy. maap lahir batin, salam buat keluargamu ya 🙂

  6. wuaaaa!!!, alah dapek buku!!!

    awak baru diminta alamaiak dek pak EWA!!!

    pengen juga dapek dari pengarang!!

  7. wah Uni..senangnya dapet buntelan buku dari pak EWA…giliranku kapan yah..? Ni baa gempa di sinan? selamat menunaikan ibadah puasa yah Ni

  8. Ya berhubunganlah postingnya. Orang itu kubuat setelah baca ini kok :))
    Sori, tak selalu melapor kalo aku terinspirasi di sini.
    @};-
    (Lapor: Bu, hingga detik ini [17.30 WIB] awak masi puasa lo…)

  9. Banyak juga nih Meiy excitement-nya.
    Dikirimin buku lagi. Wah… bertambah nih ilmunya.
    Selamat Meiy, mudah-mudahan bisa sukses dalam mengurus masalah Education and Awareness dikantornya.
    Kudoakan semoga tak kehilangan semangat ya Meiy. Amin.

    Makasih Meiy, aku masih bertahap hobby, belum pernah mikir utk. dibukukan. Tapi itu ide yg bagus juga ya. Iyalah… kupikir-pikir dululah.

    Anak-anak pd puasa nih Meiy?
    Salam chayank buat anak-anak, specially si cantik (mentel gak ya dek Naysa!?).

    Sorry Meiy baru bisa mampir sekrg., abisnya aku dpt tugas dr pemerintah sini buat “jury duty”. Udah selesai hari ini.

  10. sip banget deh semangatmu….dan memang, kalau mau melihat lagi, semua masalah itu membuat kita jadi seperti membaca buku kan?

  11. Eh, baru den paratikan. Si Emil tu bana adiak Uni? Kok indah salah, wartawan juo kan? Sakitar tahun 99 masih jadi wartawan media Jakarta di Medan, Gatra bangkali kok den ndak salah mangingek, sambil jadi pangurus PWI Reformasi.
    Ala di ma inyo kini, Ni?
    (Bah, kok jadi cakap gini pulak aku ya.. :))

  12. kadang aku tidak suka baca buku, soalnya semakin baca buku, maka semakin banyak yg tidak aku ketahui. jadinya, tidak ada waktu untuk menyombongkan diri.

    hai, ngisi komen lagi ya ?

  13. Actually life is beautiful kan ya…
    kyk judul film tuh, film yang paling disukai ama bang nesia tuh 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s