Alam Takambang Jadi Guru

Mari berguru pada alam yang terhampar…

Hal-hal menggairahkan

7 Komentar

Satu

foto minjem sini

Pernah kubaca, katanya yang paling menggairahkan di dunia ini adalah cinta dan tentunya bercinta (bener juga kan mrgreen). Cinta secara universal, bukan hanya pada lawan jenis. Tapi tulisan ini bukan tentang make love lho, tapi kegairahan pada hal-hal yang diminati, bagiku ilmu baru yang menarik, buku, musik, adventure

Awal minggu lalu exciting sekali bisa kenalan dengan seorang bule nyentrik yang tiba-tiba datang ke kantor dan menawarkan diri jadi volunteer. “I can teach the guys in the forest, besides a doctor, I’m also an English teacher.” Kira-kira begitu bahasa linggis-nya (minjem istilah Yati) yang berdialek Perancis. Oya aku sangat suka mendengar Bahasa Inggris dialek Perancis, enak aja kedengerannya.

Ternyata perempuan berambut merah ini (nenek kalee) sangat menarik terutama diskusi dengannya tentang banyak hal-hal baru yang membuatku terganga dan berpikir: ternyata aku masih saja bodoh ya!

Flo, begitu aku memanggilnya, adalah dokter modern dan juga ahli kedokteran alternatif. Dia mendalami pengobatan dengan tanah liat, terapi puasa, buah & sayur, urine, dll. Katanya tanah liat adalah obat yang paling manjur untuk banyak penyakit kecuali prejudice. Dia mengajarkan pengobatan emergency karena gigitan ular, sebab aku n friends adalah orang-orang utan.

Aku minta resep untuk Ibuku yang sudah lama arthritis dan asma, dan dia memberi resep melalui puasa dan monodiet. Katanya hasilnya fantastis! Dia sudah membuktikan pada banyak orang dan tak pernah lagi mempergunakan obat-obatan kimia.

Aku juga menerangkan bahwa puasa dalam Islam terbukti sangat baik untuk mengobati tak hanya fisik –tapi juga mental– asal dilakukan dengan sungguh-sungguh/mengikuti aturan yang benar. Singkatnya semua diskusi pendek terputus-putus karena diselingi kerjaan itu, sangat-sangat menarik! Flo banyak mendalami tentang tubuh, pikiran dan jiwa, filsafat, secara medis. Wow! Sayang tak ada waktu untuk berdiskusi panjang, akhirnya aku minta emailnya dan situsnya ini. Olala ternyata bahasa nenek moyangnya pulak bah! Aku bilang: “Flo, the only word I know in French is only ‘coît’ “. Itupun karena dulu aku salah ngetik waktu disuruh si bos Perancis ku. *Si nenek ngakak mode on* Eh Ven kamu pinter French kan yah?

Karena ngomongin soal puasa, jadi ingat permintaan Vie untuk menceritakan Medan sebelum Ramadhan. Gemanya memang sudah terasa Vie, terutama…ke harga-harga yang makin naik! Hehe…

Puasa memang mengesankan bagiku, baik dulu, sekarang, suasananya beda, sore-sore banyak yang jual makanan untuk berbuka, malamnya ramai yang taraweh di masjid, pokoknya rame deh. Asyik lagi kalau sesekali bisa berbuka bersama keluarga, atau teman-teman. Pernah nggak Vie berbuka di Mesjid Raya Medan? Itu lho bubur khasnya yang sudah sejak ratusan tahun dan dibagi gratis untuk masyarakat? Aku selalu menyempatkan diri ke sana kalau puasa di Medan, ada Ramadhan fair yang ‘heboh’, asyik nianlah pokoknya! Tapi belum pernah sih bisa kebagian bubur, soale terlambat terus (jauh dari rumah). lagian lebih pantas untuk fakir miskin kali. Nah jadi kepingin pulang kampung kan… rolleyes

Tapi Vie, aku kasihan pada mereka-mereka yang hidupnya susah, beli minyak goreng sekilo aja sudah mahal banget. Bagiku terasa juga, terutama susu. Uqan aja bisa minum susu 10 gelas sehari. Soalnya dia memang butuh banyak kalsium untuk ITP-nya. Mau ngaku miskin, nggak pantes banget, karena masih banyak rakyat Indonesia ini yang melarat. Kata abang, kalau bilang miskin tidak mensyukuri nikmat Tuhan. Tak tahu mesti bilang apa tentang negeri ini, harga-harga yang melambung naik menjelang Ramadhan, tambah naik lagi kalau mau lebaran dan natalan nanti…Berharap saja, di bulan Ramadhan nanti kalau kita masih diberi umur, bisa berlaku biasa-biasa saja, tak melepas ‘dendam’ karena seharian sudah nggak makan. Semoga yang kaya bisa mengeluarkan zakat, yang sederhana, yang miskin, juga mau berbagi, kalau nunggu kaya dulu untuk memberi, siapa yang jamin bisa kaya? Seperti yang kukatakan pada Flo, yang lebih penting pada puasa umat Islam adalah puasa menahan segala nafsu, –puasa batin– membersihkan noda-noda di hati hingga kembali ke fitrah semula, suci. (kalo sama Flo berani aku belagu sok alim mrgreen).

Semoga yang di meja makannya berlimpah bisa ingat kalau-kalau ada tetangganya yang nggak makan, atau kalau yang nggak punya tetangga miskin sebab tinggal di kompleks khusus orang kaya, dijalanan banyak yang bisa dibantu (dimana saja di Indonesia ini). Nah menolong sesama bisa menjadi hal-hal menggairahkan juga, nggak percaya? Lakukanlah! (sambil bertekad moga gue juga bisa!)

to be continued

Iklan

7 thoughts on “Hal-hal menggairahkan

  1. Hampir sebagian, menjelang ramadhan ini harga2 kebutuhan pokok naik…. 😦

    Mbak,.. mohon maaf lahir dan batin… 🙂

  2. lha saya kalau soal french cuma kiss nya. hahahaha
    tapi hebat juga tuh bule. lha tanah liat bisa jadiin media pengobatan,

    btw met berpuasa ya meiy. maafkan saya kalau ada salah salah kata 🙂

  3. Banyak juga ya Meiy bule’ ditempat kerjamu itu. Bisa belajar banyaklah kalo gitu.

    Terima kasih buat Meiy chayank!
    Aku gak pernahlah buka puasa makan bubur di Mesjid Raya itu. Aku banyak temen yg tinggal di Puri (kan deket), jadi aku bilang pengen makan bubur disitu, pengen buka ama org fakir miskin, tapi aku malah diketawain mereka, katanya serahkan ajalah kesempatanku itu buat orang fakir miskin. Maksudnya “give it up”, itukan haknya orang miskin.
    Kalo yg Ramadhan Fair itu dulu belom ada. Tapi aku suka liat cerita bergambarnya dr Waspada Online. itu deket Kolam kan?!

    Pulang ke Medan?
    Hahahaha… gak ada duit Meiy. Bener… lagi bokek. Ntarlah klo ada rezeki, Insyaallah… sudah pasti itu nomor satu yg kupikir dan kuhayalkan. Lagian aku dah gak punya temen lagi di Medan. Gak ada 1 orgpun. Tapi sekrg dah ada. Dia anak jalan Sendok! Jadi klo ke Medan dia bisa kogoda! Kenal gak Meiy? Dia suka ama gajah!!!

    Demi dek Uqan ya udahlah Meiy gak papa dia minum 10 gls perhari. Dek Naysa susunya laen kan, gak sama.

    Aku kok sedih gitu ya Meiy baca ceritamu itu. Aku punya kakak yg hidupnya sgt pas-pasan gitu. Jadi aku bisa ngerasakan.

    Selamat menyambut bulan suci Ramadhan ya Meiy, salam buat abang dan anak-anak semuanya. Selamat menjalani ibadah puasa juga.

    Makasih yg guede atas ceritanya Meiy. Ditunggu sambungannya.
    Muah…muahhhhh…

  4. meiy, kok menurut aku selalu merasa bodo itu ada bagusnya ya, jadi kita selalu ingin belajar. aku kenal ada dokter yg masih baru, selalu gak percaya dgn jamu2an dsb diluar obat2 kimia itu. Jadi kesel liatnya, kayak yg paling pinter, sdgkan itu temanmu aja mengakui apa2 yg secara medis umum katanya tdk diakui itu…

  5. bagus juga ya si flo (jadi ingat flo jo) masih percaya obat2x-an natural. aku sebel baca di koran sini, bule2x sini kayak ngenyek natural path. tak santet baru tau..*lho ?!

  6. perilaku yang sulit dijajarkan dengan orang jakarta, yang serba instant, Bule ku merindukanmu

  7. hmmm ternyata orang medan ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s