Alam Takambang Jadi Guru

Mari berguru pada alam yang terhampar…

Tangkahan, dimana bening bertemu

1 Komentar

Selalu menggeloraku
hijau tua, hijau muda, kuning, merah jambu
pucuk-pucuk dahan
di belantara sejati
oh lega, legalah jiwa
berlimpahan udara

kurindui
aromamu hutan, bening air sungai.
lubuk yang dalam menyimpan misteri
ikan-ikan menari
rasanya tak ingin pergi
kembali ke kota yang berpolusi

memandang sarang lebah-lebah
tinggi di kayu madu
tersentak akan rahmatMu
berlimpah namun tak kusadari

inginku selami
jauh ke tengahmu rimba raya
masuk ke jantung hatimu
agar puas pertemuan kita

tak ingin pergi
tapi kau bukan milikku
mari buat janji untuk bertemu
walau tak ada kepastian
kerinduan pasti akan membawaku kembali kepadamu

Tangkahan, Sumut, TNG Leuser, 16 July 2004

Iklan

One thought on “Tangkahan, dimana bening bertemu

  1. Rindu kami melukis berkuas keringat kaki
    sejenak tinggalkan segala ricuh polusi kota
    kembali pacu asa pasung penat jiwa
    pengembaraan diri di pangkuan ibu pertiwi
    ;panggilan alam hati…
    Semilir kanvas sejuk terbayang
    hamparan jejak tanah subur dataran tinggi
    kicau, sapa liar, dingin belantara
    jalur warna manjakan lubuk jiwa
    ;Rindu kami mendaki, dan berterima kasih…

    -Aneze-

    Just Blogwalking, cool blog, great poetry,
    Amazing inspiration.

    -Cheers-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s