Diposkan dalam Puisi cinta pada November 16, 2009 | 2 Komentar »
1. Senandung jiwa
Tak mampu lukisan
Menampung nuansa
indah rasa
Dahaga bertemu
Renjana renjana
bersimpuh di depanMu
Aku hamba
Kau segala
Cinta merupa semesta
Peluklah selalu
Jangan lepas gamang jiwaku
Ya Rabbi.
Rumah Cinta, 15 Nov 2009-02.26 am
2. Hening
Hujan menyenandungkan lagu indah musik Mu
Malam hening hati membening
Dekap aku Kekasih
Lindap cahayaku
Senyap di bumi
Dan Kau Cahaya Maha Cahaya
Kuserahkan jiwa.
RumahCinta, 02.35
3. Aliran kasih
Tak mampu kubendung puisi yang datang pada malam
Sunyi. Sajak [...]
Untuk mentranslate bahasa
keindahan adalah bening matamu nak,
gelak tawa memenuhi udara rumah kita
mencipta cinta menikmati rahmatNya
apalagi yang lebih indah dari permata hati
dan belahan jiwa bersama berbagi kasih
kedamaian adalah senyum kekasih,
tak banyak berkata berlaku cinta
ada
untuk kita
berbagi mimpi, berbagi nyeri
berbagi damai cinta sejati
bersama mencari ridhaNya
semoga selamat semua menuju abadi, suatu hari…
Selamat ulang tahun untuk kekasih-kekasih tercinta:
*Muhammad Furqan-Uqan, 17 Oktober (8 [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Puisi Alam, Puisi cinta pada September 17, 2009 | 12 Komentar »
Disini
pernah tergurat kisah
indah ada
lara ada
kusyukuri semua di dominasi bahagia
Disini
pernah kutulis sajak hati
riak kalbu bergejolak serupa ombak
yang mencumbu bibir pantai
menghempas seirama nyiur
menarikan gelora
hati kita.
Pernah juga kulukis kisah
keluasan samudera
misteri dalamnya lautan
kembara jiwa melintas batas cakrawala
Kadang bercengkrama tentang
putih camar menarikan harmoni
bersama putih awan
Kadang kusaksikan kisah
anak nelayan
berlengan legam terbakar surya
dan senyum ronanya ketika menghela pukat ke darat
atau menarik perahu [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Puisi cinta, Soliloqui pada September 1, 2009 | 16 Komentar »
Dahaga aku ya Rahim
dalam kembara
mendamba telaga
penyejuk jiwa
Semakin mendekat
rindu bertambah lekat
Hausku ya ‘Aliim
akan segala ingin tahu
Belum terpuaskan
Mungkin takkan berakhir
kelana
mencari cahaya
sampai waktunya
Dekaplah seluruhku
ruh jiwa
raga logika
nafsu menderu.
RuangBiru, 1 September 2009
[...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Puisi cinta pada Agustus 28, 2009 | 6 Komentar »
: Pipit Padi
Serunai cinta itu dik, mendayu-dayu di hatiku
Serasa tlah hadir
Dibawa angin semilir dari ranah kita
Menyejukkan hati mesti baru desaunya
Sajak itu dik,
Menyentak-nyentak batinku
Serupa menarikan rantak dihari lalu
Menghentak rasa terindah
Mewujud renjana
Cita-cita terlupa
Mari rengkuh
Irama irama
Bersama aliran kata
Yang keluar dari jiwa
RuangBiru, 28 Agustus 2009
Untuk mentranslate bahasa