kau keluarkan mantera
oh hanya tebar pesona
kata-kata bermakna
perempuan terjerat cinta
ah biasa….
aku kan telaga, katamu
pelepas dahaga wanita!
janda, remaja tak beda
aku penyelamat manusia,
pengembara
Arsip untuk ‘Catatan bete’ Kategori
Pelacur kata
Diposkan dalam Catatan bete, Elegi (sajak) pada Mei 26, 2009 | 7 Komentar »
Doa dan sahabat
Diposkan dalam Beautiful life, wonderful love, Catatan bete pada Mei 12, 2009 | 6 Komentar »
Siapa yang tak butuh doa? Yang percaya pada Tuhan pasti butuh doa bukan? Oh aku sangat sangat butuh doa, aku hamba yang lemah, bodoh dan sok tau, disisiNYA. Ya aku tentu butuh doa dari keluarga, sahabat, bahkan seluruh manusia kalau mungkin.
Jungkir balik, jatuh bangun dalam proses kehidupan, ah semestinya biasa. Itulah yg kualami belakangan ini. [...]
Walaupun kesal, berharaplah!
Diposkan dalam Beautiful life, wonderful love, Catatan bete pada Maret 2, 2009 | 10 Komentar »
Bagaimana ya rakyat bisa tersentuh hatinya oleh iklan-iklan partai yang kebanyakan malah ‘mengotori’ pohon-pohon, tiang-tiang listrik, dinding-dinding–apa saja–di kota? Aku terganggu sekali oleh pemandangan itu. Alih-alih jadi tertarik, aku malah sebel ngeliat tampang entah siapa yang dipajang asal-asalan, dimana bisa nempel…Wajah-wajah yang kebanyakan tidak dikenal, tiba-tiba semua ingin jadi pahlawan pembela rakyat & tanah air. [...]
Komunikasi tersendat 2
Diposkan dalam Catatan bete, Label 1 pada Februari 8, 2008 | 10 Komentar »
Kamu memang ‘spesial’
Terpantik mem-publish tulisan sebelumnya dan meneruskan tulisan ini karena aku kesal pada seseorang yang aku anggap spesial. Memang banyak sekali stok tulisan ngambang di folder & otakku. Akan panjang sekali, dan mungkin membosankan–jadi warning bagi yang gak suka tulisan panjang skip aja. Menulis bagiku yang pertama adalah proses katarsis…apa itu? Tanya sama [...]
Komunikasi tersendat
Diposkan dalam Catatan bete, Label 1 pada Februari 8, 2008 | 2 Komentar »
Suamiku kadang-kadang meledek, katanya aku salah memilih profesi, bagusnya jadi psikolog atau psikiater sekalian–saat banyak teman-teman curhat padaku. Mereka biasanya minta didengarkan atau dinasehati. Namun kenyataannya orang yang lagi bete sebenarnya hanya butuh didengarkan, lagian minta nasehat dari aku? Wehehehe…ngaco kaleee! Aku hanya seorang pendengar yang baik.
Begitupun saat seorang sobat-remaja-hampir-dewasa komplain soal pacarnya yang katanya [...]


