1.
Padamu melati pernah mekar
kini terbakar sangsi
matahari
Melati
pernah semi
lalu gugur
ke bumi
2.
Tertawalah
pada sakit
pada jerit batin
memilin
bahagialah
bukankah ini kebodohanku
pilihan
sendiri
tertawakan
tetes perih
kisah yang
sudah.
RumahCinta, 14 Juni 2009–11.35 pm



ah, sedih nian meiy, tetapi begitu menusuk. ah, memang meiy paling pandai meramu kata-kata.
semoga goresan ini bukan kesedihan meiy ya…
makasih pak zul, semoga puisi bisa menyerap sebagian kesedihan